Abstract
This study aims to analyze the role of communication management in developing Islamic dakwah (preaching) among Generation Z in the digital era. The research method used is qualitative with a literature review approach. Data were obtained from books, journals, scientific articles, and previous research findings relevant to communication management, Islamic dakwah, digital media, and the characteristics of Generation Z. The results indicate that communication management plays a crucial role in designing dakwah strategies, selecting the right media, crafting engaging messages, and evaluating the effectiveness of dakwah delivery. The utilization of social media, particularly Instagram, has proven effective in reaching Generation Z through visual content, communicative language, and intensive digital interaction. However, digital dakwah also faces challenges such as religious hoaxes, low digital literacy, limited technical capabilities of dakwah managers, and ethical issues in media usage . Consequently, communication management that is adaptive, creative, and based on digital literacy is the key to developing Islamic dakwah that is effective, moderate, and relevant for Generation Z.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen komunikasi dalam pengembangan dakwah Islam di kalangan Generasi Z pada era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan manajemen komunikasi, dakwah Islam, media digital, dan karakteristik Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi berperan penting dalam merancang strategi dakwah, memilih media yang tepat, menyusun pesan yang menarik, serta mengevaluasi efektivitas penyampaian dakwah. Pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram, terbukti efektif dalam menjangkau Generasi Z melalui konten visual, bahasa komunikatif, dan interaksi digital yang intensif. Namun, dakwah digital juga menghadapi tantangan berupa hoaks keagamaan, rendahnya literasi digital, keterbatasan kemampuan teknis pengelola dakwah, dan persoalan etika bermedia. Dengan demikian, manajemen komunikasi yang adaptif, kreatif, dan berbasis literasi digital menjadi kunci dalam mengembangkan dakwah Islam yang efektif, moderat, dan relevan bagi Generasi Z.
Kata Kunci : Manajemen komunikasi, dakwah digital, Generasi Z.
References
- Abdusshomad, A. (2024). Implementasi Nilai Islam dalam Pendidikan Toleransi: Studi Literatur terhadap Upaya Pemersatu dalam Masyarakat Pluralis Indonesia. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 5(1), 137-146.
- Asmara, C. (2018). Edukasi Politik dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) Langsung Kabupaten Kampar Provinsi Riau Tahun 2017. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 17(30), 69-77.
- Dharojah, R. W., Ibrahim, M., & Istikomah, F. (2025). Generasi Muda dan Narasi Lokal dalam Dakwah Multikultural: Studi Literatur tentang Efektivitas Strategi Komunikasi Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 17(1), 51-67.
- Firamadhina, F. I. R., & Krisnani, H. (2020). Perilaku generasi Z terhadap penggunaan media sosial TikTok: TikTok sebagai media edukasi dan aktivisme. Share: Social Work Journal, 10(2), 199-208.
- Hastini, L. Y., Fahmi, R., & Lukito, H. (2020). Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi Dapat Meningkatkan Literasi Manusia Pada Generasi Z Di Indonesia?. Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), 10(1), 12-28
- Innayati, E. M. (2026). Optimalisasi Manajemen Dakwah Berbasis Komunitas: Pendekatan Psikologi Dakwah dalam Meningkatkan Partisipasi Generasi Z. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(2), 436-452.
- Kurniawan, R., & Castrawijaya, C. (2025). Strategi Pemasaran Dakwah melalui Media Digital dalam Menarik Minat Masyarakat Belajar Agama Islam. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 6(1), 13-26.
- Munir, M., Arifin, S., Darmawan, D., Issalillah, F., & Khayru, R. K. (2022). Pengaruh Motivasi Kerja, Religiusitas, Kepemimpinan Dan Lingkungan Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Baruna Horizon, 5(2), 88-99.
- Rahman, A., Raj, A., Tomy, P., & Hameed, M. S. (2024). A comprehensive bibliometric and content analysis of artificial intelligence in language learning: tracing between the years 2017 and 2023: A. Rahman et al. Artificial Intelligence Review, 57(4), 107.
- Rahmawati, U. H., & Imam Fauji, L. (2025). Peran pendidikan Islam kontekstual dalam mendukung kesehatan mental remaja generasi-Z.
- Rastegari, H., Nadi, F., Lam, S. S., Ikhwanuddin, M., Kasan, N. A., Rahmat, R. F., & Mahari, W. A. W. (2023). Internet of Things in aquaculture: A review of the challenges and potential solutions based on current and future trends. Smart Agricultural Technology, 4, 100187.
- Syam, A. F., Miftahussurur, M., Makmun, D., Abdullah, M., Rani, A. A., Siregar, G. A., ... & Yamaoka, Y. (2023). Management of dyspepsia and Helicobacter pylori infection: the 2022 Indonesian Consensus Report. Gut Pathogens, 15(1), 25.
- Syahruddin, S., Yaakob, M. F. M., Rasyad, A., Widodo, A. W., Sukendro, S., Suwardi, S., ... & Syam, A. (2021). Students’ acceptance to distance learning during Covid-19: the role of geographical areas among Indonesian sports science students. Heliyon, 7(9).
- Tanjung, Y. I., Siregar, T. M., Frisnoiry, S., Elfitra, E., Ramadhan, T., Mansyur, A., & Sihombing, R. A. (2026). Development of Technology-Based Assessment Instruments in Science Learning: A Narrative Review (2015-2025). JURNAL EDUSCIENCE, 13(1), 269-283.
- Widayoko, A., Trihantoyo, S., & Hariyati, N. (2026). A Decade of UTAUT in Education: A PRISMA 2020 Systematic Review of Technology Acceptance Studies (2015–2025). AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 18(1), 483-494.
- Zatsu, V., Shine, A. E., Tharakan, J. M., Peter, D., Ranganathan, T. V., Alotaibi, S. S., ... & Nayik, G. A. (2024). Revolutionizing the food industry: The transformative power of artificial intelligence-a review. Food Chemistry: X, 24, 101867.