Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 2026-08-24

Peran Asrama Mahasiswa Nusantara Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Papua (Studi Pada Mahasiswa Asal Papua Di UPN “Veteran” Jawa Timur)

Program Studi Administrasi Bisnis UPN “Veteran” Jawa Timur
Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur
Nusantara Student Hall of Residence Papuan students Human Resource Quality Human Capital Theory Social Adaptation

Abstract

This study aims to analyse the role of the Nusantara Student Hall of Residence in enhancing the quality of human resources amongst students from Papua at UPN “Veteran” East Java. The background to this study is the challenges faced by Papuan students whilst pursuing higher education outside their home region, such as cultural differences, social adaptation, and the development of academic and non-academic skills. It is hoped that the dormitory, as a nurturing environment, will support the development of students’ competencies, character, leadership and social skills. The research method employed a descriptive qualitative approach using purposive sampling of Papuan students—both current residents and alumni—as well as mentors and dormitory managers. The results indicate that the dormitory environment plays a significant role in the academic development, character building, leadership and social adaptation of Papuan students. The programmes implemented enhance discipline, responsibility, self-confidence, cooperation, leadership and a sense of national identity. Multicultural living also strengthens cross-cultural communication skills and social integration. Challenges arising from cultural and linguistic differences can be minimised through mentoring support and the continuity of the programmes.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Asrama Mahasiswa Nusantara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mahasiswa asal Papua di UPN “Veteran” Jawa Timur. Latar belakang penelitian ini adalah tantangan yang dihadapi mahasiswa Papua ketika menempuh pendidikan tinggi di luar daerah asal, seperti perbedaan budaya, adaptasi sosial, serta pengembangan kemampuan akademik dan nonakademik. Kehadiran asrama sebagai wadah pembinaan diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi, karakter, kepemimpinan, dan kemampuan sosial mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap mahasiswa Papua penghuni maupun alumni, mentor, serta pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan berasrama berperan signifikan dalam pembinaan akademik, pengembangan karakter, kepemimpinan, serta adaptasi sosial mahasiswa Papua. Program yang dijalankan meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, rasa percaya diri, kerja sama, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. Kehidupan multikultural juga memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya dan integrasi sosial. Kendala berupa perbedaan budaya dan bahasa dapat diminimalkan melalui pendampingan mentor serta keberlanjutan program.

Kata Kunci :  Asrama Mahasiswa Nusantara, Mahasiswa Papua, Kualitas Sumber Daya Manusia, Human Capital Theory, Adaptasi Sosial.

References

  1. Badan Pusat Statistik Provinsi Papua. (2025). Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua 2025. https://papua.bps.go.id
  2. Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat. (2025). Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua Barat 2025. https://papuabarat.bps.go.id
  3. Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat Daya. (2025). Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua Barat Daya 2025. https://papuabaratdaya.bps.go.id
  4. Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Pegunungan. (2025). Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua Pegunungan 2025. https://papuapegunungan.bps.go.id
  5. Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Selatan. (2025). Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua Selatan 2025. https://papuaselatan.bps.go.id
  6. Becker, G. S. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education (1st ed.). Columbia University Press.
  7. Direktorat Pembinaan Mahasiswa. (2022). Panduan Program Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN). https://kemdiktisaintek.go.id
  8. Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Papua Tengah 2025. (2025). https://papuatengah.bps.go.id
  9. Kementerian PPN/Bappenas. (2025). Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025–2045. https://www.bappenas.go.id/
  10. Kim, Y. Y. (2001). Becoming Intercultural: An Integrative Theory of Communication and Cross-Cultural Adaptation. Sage Publications.
  11. Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
  12. Schultz, T. W. (1961). Investment in Human Capital. The American Economic Review, 51(1), 1-17. https://www.jstor.org/stable/1818907
  13. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

How to Cite

Yarangga , M. M., & Farida, S. N. (2026). Peran Asrama Mahasiswa Nusantara Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Papua (Studi Pada Mahasiswa Asal Papua Di UPN “Veteran” Jawa Timur). Business and Investment Review, 4(3). https://doi.org/10.61292/birev.280